untung-s-radjab

Oleh : Irjen Pol (Purn) Untung S. Radjab bersama Istri

Setelah pensiun dari jabatannya di institusi Polri yang sudah puluhan tahun diembannya kini Irjen  Pol (Purn)  Dr. Untung S. Radjab,  lebih banyak menghabiskan waktu untuk kegiatan keagaaman.

“Saya tidak punya kegiatan po litik maupun lainnya, bagi saya se-karang ini adalah saat yang tepat untuk beribadah, meningkatkan amalan kepada Allah,” katamantan Kapolda Metro Jaya tersebut membuka percakapan.

Untung yang sejak dulu rajin menyelenggrakan pengajian serta sema’an Alquran itu memang dikenal sosok agamis. Dengan penguasaan ilmu agamanya yang cukup mumpuni membuat ia mudah diterima masyarakat di mana ia bertugas.

Sebarkan inForMaSi

Namun dalam perjalanan hidupnya, Untung yang jago beladiri tersebut pernah terkena cobaan cukup berat yakni ketika dia divonis sakit trigeminal neuralgia. Sakit itu muncul pertama kali ketika ia masih bertugas di Bareskrim Mabes Polri. Kalau sudah kambuh dia merasakan wajahnya seperti disayat-sayat bahkan kepalanya terasa seperti dibor.  Sudah tak terhitung berapa dokter sampai pengobatan alternatif yang sudah dia coba  namun belum ada yang berhasil menyembuhkan. Bahkan konon dia sampai pernah diobati seorang terapis dari daratan Tibet tersebut. “Sepanjang 2,5 tahun saya mengalami penderitaan luar biasa,” kata Untung yang sempat berobat ke Singapura.

Setelah bersusah payah mencari kesembuhan titik terang itu mulai datang. Suatu ketika dia mendapat informasi jika di Surabaya ada dokter yang bisa melakukan operasi untuk menyembuhkan sakitnya.

Tanpa pikir panjang, Untung yang saat itu menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Selatan itu segera mencari tahu kepada sang dokter. “Dan Alhamdulillah setelah dilakukan serangkaian pe-me riksaan kemudian dilakukan operasi yang berjalan dua jam lamanya sakit itu sirna,” kata bapak tiga orang anak tersebut dengan rasa bahagia.

Sejak sembuh tersebut, sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan ia berusaha menyebarkan informasi itu kepada siapa saja, termasuk kepada media.  “Jenis sakit saya ini memang aneh, jarang orang tahu, makanya saya perlu menyampaikan  kepada masyarakat luas biar mendapatkan penanganan yang tepat,” kata Untung yang tahun lalu mengundang BSC untuk mengadakan gathering di Jakarta.

Tak hanya itu tapi sekaligus ia bersedia menjadi penasehat Brain & Spine Community (BSC) sebuah komunitas yang mewadahi para penderita sakit yang ada di lingkup bedah saraf.  “Karena lembaga ini adalah lembaga sosial yang bertujuan memberikan edukasi kesehatan kepada msayarakat, jadi saya dengan senang hati mendukungnya,” ujar suami Ida Radjab tersebut.

Affiliation

  • Komunitas Cervical Indonesia
  • Comprehensive Brain & Spine Center
  • Komunitas Hemifacial Spasm Indonesia
Previous Next

Polling

New Website

Bagaimana pendapat anda tentang tampilan baru website ini?

1
63
Tampilan bagus, isi bagus.
2
41
Tampilan kurang, isi kurang.
3
39
Tampilan bagus, isi kurang.
4
22
Tampilan kurang, isi bagus.
5 Votes left

Surabaya Corner

ROKSTORIES ERROR: File not found: images/pict_artikel/sov.%20the%20soerabaja.png

peta-surabaya

Surabaya atau lebih dikenal sebagai Kota Pahlawan dengan pertempuran heroik nya yang terjadi di tahun 1945 antara Pejuang-pejuang Arek-Arek Suroboyo melawan tentara Inggris.

Read more...

 Jadi Tempat Nongkrong Anak Muda Sampai Fasilitas Manula

surabaya

        Kota Surabaya saat ini tidak hanya dikenal dengan kebersihan dan kerapiannya saja tapi juga dikenal memiliki puluhan taman indah yang tersebar di berbagai penjuru kota. Taman yang lengkap dengan aneka bunga tersebut tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota tapi sekaligus menjadi tempat wisata bagi warga.

Read more...

sov. the soerabaja

Surabaya yang dikenal sebagai Kota Pahlawan ternyata belum memiliki souvenir yang benar – benar khas Surabaya. Terinspirasi dari lingkungan Mahasiswa Ubaya menyalurkan ide kreatifnya untuk membuat souvenir khas Surabaya yang dinamakan “The Soerabaja”

Read more...